Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pendidikan

Pembuatan Vidio Tugas PJOK

Pembuatan Vidio Tugas PJOK Kesabaran memang harus dilipat gandakan jika menghadapi anak-anak seperti mereka. Hal-hal sepele saja bisa menjadi bahan candaan dan ledekan antar teman hingga proses pembuatan vidio  sering terhenti.  Pembuatan vidio untuk tugas mata pelajaran PJOK kelas lll sudah selesai dan sekarang giliran kelas lV. Anak kelas lV ada tujuh orang, semoga bisa selesai dan  tidak banyak mengulang seperti anak kelas lll. Untuk kelas lV mereka ditugaskan mempraktekan gerakan lompat peti dan karena tidak ada peti maka saya menyiapkan kotak kardus bekas tempat mi instan. Kotak saya siapkan di tengah halaman dan saya meminta salah satu dari mereka mempraktekan.  Giliran pertama yang melakukan gerakan lompat adalah Halima gadis kecil berperawakan tinggi kecil, kulit gelap dan suaranya yang kecil melengking. Dia anak yang rajin meskipun kadang saya dibuat gemas dengan pembawaannya yang lamban. Semoga kali ini dia bisa bergarak dengan lincah. Betul saja gerakannya...

Pembuatan Vidio Tugas PJOK

Pembuatan Vidio PJOK Keceriaan adalah milik anak-anak, keriuhan adalah ciptaan anak-anak, kotor adalah hasil karya anak-anak, kerusakkan adalah ulah anak-anak. Segala hal yang berbau anak-anak serung kali menjengkelkan, akan tetapi oleh anak-anak pula saya sering terhibur dan terhindar dari rasa sepi. Anak-anak memberi warna pada kehidupanku, melukiskan keindahan  untuk bisa dinikmati, memahat warna untuk bisa dikerjakan, melelahkan  juga membahagiakan. Saya tidak akan melupakan hari-hari kebersamaan kami, harapan saya semoga mereka juha tidak melupakan. Jika kemarin ada vidio pembeljaran PJOK, maka hari ini anak-anak mengerjakan tugas dari wali kelas masing-masing. Karena handphone cuma ada satu, maka saya mencatat di buku tulis terlebih dulu soal-soal yang dikirim oleh wali kelas dan untuk kelas ll saya tulis di papan tulis.  Selesai mengerjakan tugas, saya membagi kue buat mereka. Kebetulan saya ada sedikit rezeki jadi bisa menyenangkan mereka dengan berbagi kue dan se...

Rahman

RAHMAN Mengingat keadaan orangtua dari anak-anak ini membuat saya merasa iba, bahkan mengingatkan saya pada kesulitan yang pernah saya alami di masa remaja. Ah ... seandainya mampu, saya akan memberikan lebih dari yang sekarang saya lakukan yakni; sekedar meminjamkan handphone untuk melihat vidio materi dan mengirimkan tugas sekolah. Hari ini untuk kelas lll dan lV waktunya mata  pelajaran PJOK [Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan] dan seperti hari sebelum-sebelumnya maka guru PJOK akan mengirim vidio pembelajaran di wa grup kelas. Anak-anak sangat antusias menonton vidio yang menampilkan guru PJOK mempraktekkan salah satu cabang olahraga yang menggunakan bola besar yakni bola volly. Biasanya disaat sebagian anak menonton vidio, saya bisa mengajari anak kelas lain dengan mapel berbeda. Ada satu anak--Rahman-- yang sangat membutuhkan perhatian, di kelas empat dia belum juga bisa membaca. Saya sempat menyesal mengapa anak ini saya biarkan saat dua tahun lalu keluar dari Taman...

Sekolah Di Masa Pandemi

Sekolah Di Masa Pandemi Hari berlalu dengan cepat dan tidak terasa satu tahun lebih pandemi melanda negeri tercinta. Masih saya ingat awal-awal pandemi, dimana anak-anak diliburkan sekolah dan beralih belajar daring. Orang tua mereka sempat kebingungan bagaimana kelanjutan sekolah anak-anak mereka, karena belum mampu membelikan handphone. Akhirnya saya memakai handphone milik saya untuk sarana belajar mereka, maka mulailah saya menghubungi satu persatu guru mereka dan meminta menbahkan nomer wa saya di grup kelas. Ada dua puluh lima anak yang memakai handphon saya, untungnya beberapa anak ada yang tergabung di kelas yang sama.  Saya tergabung di empat belas kelas dan setiap guru tidak sama cara memberikan materi dan tugas dan laplikasi yang digunakan. Ada yang cukup memakai wa grup, ada yang melalui goegle classroom. Cara memberi materi bermacam-macam  ada yang mengirim link youtube, ada yanh mengirim materi berupa pdf, ada mengirim vidio pembelajaran, ada yang memakai reka...

Mereka Di Mataku

Mereka Di Mataku Seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, saya mengajari anak-anak di lingkungan tempat tinggal saya mulai tahun 2008. Banyak suka dukanya menghadapi anak yang terbiasa hidup bebas tanpa aturan juga tata krama, layaknya anak seumuran mereka yang sebenarnya sudah terlewatkan untuk belajar calistung.  Terkadang saya merasa lelah saat menghadapi anak yang meminta perhatian lebih dengan cara yang tidak baik. Namun, komitmen saya dari awal memulihkan semangat saya dan bisa kembali menghadapi anak yang super itu. Memang benar pepatang yang mengatakan; Belajar di waktu kecil bagaikan melukis di kertas kosong Belajar di saat dewasa bagaikan melukis di atas air Sangat sulit mengajari mereka yang dari kecil tidak pernah mengenal huruf maupun angka, bahkan terkadang menghafal satu huruf saja memerlukan berhari-hari. Terkadang ada anak yang putus asa kemudian pergi ke hutan mencari buah atau bermain di sungai kecil yang tidak jauh dari rumah saya. Tidak terasa waktu bergul...

Belajar Di Bawah Pohon

BELAJAR DI BAWAH POHON Memasuki pekan ke lima ada tugas yang ternyata bertambah berat dan sedikit membingungkan buat pemula seperti saya. Tentang Personal Brending, Niche, Enterpreniur dan entah istilah apalagi yang buat saya harus Goegling. Tapi saya tidak putus asa maka kali ini saya akan menfokuskan diri pada apa yang selama ini saya lakukan dan menjadi prioritas saya dalam mengisi waktu.  Sejak remaja saya menyukai anak-anak, juga ingin selalu dekat dengan anak-anak. Rumah orangtua saya menjadi tempat bermain dan belajar oleh anak tetangga yang kebanyakan masih Sekolah Dasar. Saya yang kala itu sudah SMA dan  tidak mempunyai teman tentu sangat senang mengajari mereka, karena waktu itu saya adalah satu-satunya anak perempuan yang melanjutkan sekolah sampai jenjang SMA. Kebanyakan lulus SD atau SMP teman saya sudah merantau ke kota untuk bekerja. Lulus SMA saya ke Surabaya bekerja sambil kuliah dan karena ada pengalaman mengajari anak tetangga, saya diajak teman bergabung se...